Tampilkan postingan dengan label Program. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Program. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Januari 2010

Sistem Berkas

,
Sistem Berkas

Pertemuan 1:

-Pendahuluan

-Konsep Sistem Berkas

2. Silabus

1. Definisi dan Konsep Sistem Berkas

2. Media Penyimpanan Sekunder dan Parameter Pengukurannya

3. Metode Blocking

4. File

5. File Sekuensial

6. File Sekuensial Berindeks

7. File Indeks Majemuk

8. File Hash

9. File Multiring

10. Collision/Tabrakan

3. Pustaka

1. Gio Wiederhold, File Organization for Database Design, Mc Graw Hill Int. Editions, 1987

2. Alan L. Tharp, File Organization and Processing, John Wiley & Sons, 1988

3. C. J. Date. An Introduction to Database Systems. (6th ed). Addison Wesley 1944

4. Bambang H, Pengarsipan dan Akses pada Sistem Berkas, Informatika – Bandung, 2000

5. Dewi Handayani, Sistem Berkas, J& J Learning – Yogyakarta, 2001

4. Tujuan Mempelajari Sisber

1. Dapat memahami organisasi berkas serta manipulasinya.

2. Dapat menjelaskan organisasi berkas dan manajemen.

3. Dapat menjelaskan file storage.

4. Dapat menjelaskan macam-macam device.

5. Manipulasi file : sorting dan merging.

6. Mampu bekerja dengan berbagai jenis organisasi berkas.

5. Konsep Sistem Berkas

1. Tujuan proses komputasi : menghasilkan informasi yang dibutuhkan (sesuai dengan requirement user ) dalam waktu yang masih dapat diterima oleh user.

2. Waktu komputasi pada volume data yang diproses/diolah.

6. Konsep Sistem Berkas

*Pengelolaan data dalam jumlah besar membutuhkan effort lebih, baik dalam hal storage device dan pengelolaannya (cara penyimpanan dan pengaksesannya). Data tsb harus:

- dapat diakses oleh multi user

- selalu tersedia setiap saat dibutuhkan untuk pemrosesan

- waktu pengaksesan relatif cepat

- tersimpan dalam media penyimpanan sekunder

*Sistem Berkas : system penyimpanan, pengorganisasian, pengelolaan data pada alat penyimpanan eksternal, dengan menggunakan teknik organisasi data tertentu.

*Lebih spesifik, Sistem Berkas dan Akses berkaitan dengan bagaimana cara melakukan insert data, update serta reorganisasi data.

7. Representasi Data

Ø Lojik

Penggambaran data di level konseptual. Misal penggambaran data dengan model E-R, model objek, model semantic, dan lain-lain.

Ø Fisik

Penggambaran data di level fisik, bagaimana data direpresentasikan dalam media penyimpanan.

8. Klasifikasi Data

1. Data tetap

Ø Kelompok data yang tidak mengalami perubahan, paling tidak dalam kurun waktu yang lama.

Ø Contoh : Data pribadi mahasiswa

2. Data tidak tetap

Ø Kelompok data yang secara rutin mengalami perubahan.

Ø Contoh : Data rencana studi mahasiswa

3. Data yang bertambah menurut waktu

Ø Kelompok data ini biasanya merupakan data akumulasi dari kelompok data tetap dan data tak tetap.

Ø Contoh : Data transkip.

9. Definisi – Definisi

Ø Pada pengelolaan sekumpulan data yang memiliki kuantitas besar, data tersimpan dalam basis data (data base)
clip_image001

10. Definisi File

Ø Sekumpulan record yang berisi elemen-elemen data

Ø Digunakan untuk menyimpan kumpulan data yang sama

Karakteristik data yang tersimpan dalam bentuk file:

Ø Persistence, data tetap / permanen

Ø Sharability, dapat diaksesmulti user

Ø Size, umumnya kuantitas data ralatif besar

Contoh : File mahasiswa,db Akademis,File Dosen

11. Definisi Record

Ø Sekumpulan field/ item yang saling berhubungan mempresentasikan suatu elemen data

Ø Pada gambar 2, suatu record data berisin item name, social security number, birthdate, dan extra.

12. Definisi Field

Ø Berisi nilai dasar (basic values) yang membentuk suatu record

Ø Atribut yang berisi suatu item data tertentu

Ø Terdiri dari komponen tipe data dan nilai (value)
Field Type Domain Example
Name String Person name John
Social Security Number Number Social Security Number 513-72-3411
Birthdate Date Birthdate 14 Oct 1941
… … … …

13. Macam-macam File

1. File Induk (Master File)

Ø Merupakan file yang digunakan untuk menyimpan data dari system informasi tertentu secara lengkap, dipelihara secara teratur.

Ø Berisi data uang relative tetap / deposito bank.

Ø File induk selalui diperbaharui melalui file transaksi.

Contoh Master File :

- Organisasi sebuah pabrik

*Payroll Master File

*Customer master File

*Personnel Master File

*Inventory Master File

Ada 2 jenis Master File :

a. Reference Master File

File yang berisi record yang tak berubah / jarang berubah.

Contoh : Berkas pelanggan yang berisi field nomor rekening, nama dan alamat.

b. Dynamic Master File

File yang berisi record yang terus menerus berubah dalam kurun waktu tertentu atau berdasarkan suatu peristiwa transaksi

Contoh : berkas stock barang, berkas pemesanan tempat duduk

2. File Transaksi (Transaction File)

Ø File yang berisi informasi yang digunakan untuk memperbaharui file induk. Dalam suatu periode tertentu dilakukan reorganisasi file induk yang melibatkan file transaksi dan menghasilkan file induk yang baru.

Ø Meng-update dapat berupa : penambahan record, penghapusan dan perbaikan record.

3. File Laporan (Report File)

Ø File yang berisi data yang dibuat untu laporan / keperluan user.

Ø File tersebut dapat dicetak pada kertas printer atau hanya ditampilkan di layar.

4. File Kerja (Work File)

Ø Merupakan file sementara dalam system.

Ø Suatu work file merupakan alat untuk melewatkan data yang dibuat oleh sebuah program ke program lain. Biasanya file ini dibuat pada waktu proses sortir.

5. File Program (Program File)

Ø File yang berisi instruksi – instruksi untuk memproses data yang akan disimpan pada file lain / pada memori utama.

Ø Instruksi tersebut dapat ditulis dalam bahasa tingkat tinggi (COBOL, FORTRAN, BASIC, dan lain-lain) , bahasa assembler dan bahasa mesin.

6. File Teks (Text File)

Ø File yang berisi input data alphanumeric dan grafik yang digunakan oleh sebuah text editor program. Text file hanya dapat diproses dengan text editor.

7. File Tampung (Dump File)

Ø File yang digunakan untuk tujuan pengamanan (security), mencatat tentang kegiatan peng-update-an, sekumpulan transaksi yang telah diproses atau sebuah program yang mengalami kekeliruan.

8. File Pustaka(Library File)

Ø File yang digunakan untuk penyimpanan program aplikasi, program utilitas atau program lainnya.

9. File Histori (History File)

Ø File yang menyimpan data yang telah disimpan dalam suatu periode waktu tertentu yang telah lampau, biasanya digunakan untuk menyusun laporan statistic.

Berdasarkan cara organisasinya, jenis file:

1. File sekuensial, dalam rangkaian fisik data yang satu dengan yang lainnya diakses berurutan sesuai urutan data secara fisik.

2. File random, urutan lojik data yang berurutan belum tentu disimpan berurutan seca ra fisik.

14. Model Akses File

Ada 3 model akses yang mmungkin oleh sebuah program terhadap file, yaitu:

1. Input File

File yang hanya dapat dibaca dengan program. Contoh:

a. Transaction file merupakan input file untuk meng-update program.

b. Program file dari source code merupakan input file untuk program compiler.

2. Output File

File yang hanya dapat ditulis oleh sebuah program / file yang dibuat dengan program. Contoh :

a. Report file merupakan output dari program yang meng-update master file.

b. Program file yang berupa object code merupakan output file dari program compiler

3. Input / Output File

File yang dapat dibaca dari dan ditulis selama eksekusi program. Contoh:

a. Master File (Berkas Induk)

b. Work File dengan sort program (Berkas Kerja)

15. Organisasi File

Ø Suatu teknik atau cara yang digunakan untuk menyatakan dan menyimpan record-record dalam sebuah file.

Ø Ada 4 teknik dasar organisasi file, yaitu:

a. Sequential, teknik yang mengorganisasi file secara berurutan.

b. Relative, teknik mengorganisasi file yang tidak berubah.

c. Indexed Sequential, teknik mengorganisasi file yang berurut pada kondisi tertentu.

d. Multi-key, teknik organisasi file yang memiliki banyak kunci.

Ø Secara umum keempat teknik dasar tersebut berbeda dalam cara pengaksesan nya, yaitu:

a. Direct Access, suatu cara pengaksesan record yang langsung, tanpa mengakses seluruh record yang ada. Contoh : Magnetic Disk

b. Sequential Access, suatu cara oengaksesan record yang didahului pengaksesan record-record di depannya. Contoh : Magnetic Disk

Ø Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam proses pemilihan organisasi file:

a. Karakteristik dari media penyimpanan yang digunakan

b. Volume dan frekuensi dari transaksi yang diproses

c. Respontime yang diperlukan

Ø Cara memilih organisasi tidak terlepas dari 2 aspek utama, yaitu:

a. Model Penggunaannya

Ada 2 cara:

a) Batch , suatu proses yang dilakukan secara group atau kelompok.

Contoh, file ada klo didukung file lain, file nilai, ada dosen, mahasiswa dll.

b) Interactive, suatu proses yang dilakukan secara satu per satu, yaitu record demi record.

Contoh, pencarian ipk mahasiswa yg lebih dari 3

b. Model Operasi File

Menurut operasi file ada 4 cara:

a) Creation

· Membuat struktur file lebih dahulu, menentukan banyak record baru, kemudian record-record dimuat ke dalam file tersebut.

· Membuat file dengan cara merekam record demi record.

b) Update (Mutakhir)

· Untuk menjaga file tetap up to date.

· Insert / add, modification, deletion.

c) Retrieval

· Pengaksesan sebuah file dengan tujuan untuk mendapatkan informasi.

· Inquiry, volume data rendah, model proses interactive.

· Report Generation, volume data tinngi, model proses batch.

· File retrieval terbagi 2, yaitu:

o Comprehensive Retrieval, mendapatkan informasi dari semua record dalam sebuah file. Contoh : display all, list (nama,alamat,..)

o Selective Retrieval, mendapatkan informasi dari record-record tertentu berdasarkan persyaratan tertentu. Contoh: *list for gaji = 100000, *list nama,npm for angkatan = 93

d) Maintenance

· Perubahan yang dibuat terhadap file dengna tujuan memperbaiki penampilan program dalam mengakses file tersebut.

· Restructuring, perubahan struktur file. Misalnya panjang field diubah, penambahan field baru, panjang record dirubah.

· Reorganization, perubahan organisasi file dari oganisasi yang satu menjadi organisasi file yang lain. Misalnya, dari organisasi file sequential menjadi indeks sequential, dari direct menjadi sequential.

16. Kesimpulan

Ø Untuk master file dan program file kita dapat melakukan created, update, retrieval from dan maintenanced.

Ø Untuk work file kita dapat melakukan created, update, retrieval from tapi tidak dapat kita maintenanced.

Ø Untuk report file umumnya tidak di-update, retrieve from atau maintenance.

Ø Untuk transaction file, umumnya hanya dapat di created dan digunakan untuk sekali proses.

Ø System file, sebuah system file sangat membantu para programmer untuk memungkinkan mereka mengakses file tanpa memperhatikan detail dari karakteristik dan waktu penyimpanan. System file ini juga yang mengatur direktori, device access dan buffer.

Ø Tugas dari system files,

o Memelihara direktori dari identifikasi file dan lokasi informasi

o Menentukan jalan (pathway) bagi aliran data antara main memory dan alat penyimpanan sekunder.

o Mengkoordinasi komunikasi antara CPU dan alat penyimpanan sekunder dan sebaliknya.

o Menyiapkan file penggunaan input atau output.

o Mengatur file, bila penggunaan input atau output telah selesai.
VN:F [1.6.8_931]
Read more

Selasa, 24 November 2009

Menu dengan Cobol

,
IDENTIFICATION DIVISION.
Program-Id. Ujian.
Author. Yopi.
ENVIRONMENT DIVISION.
DATA DIVISION.
WORKING-STORAGE SECTION.
01 var.
02 pilih pic 9.
01 nama pic X(30).
01 kelas pic X(10).
01 npm pic X(10).
01 alas pic 9(4).
01 tinggi pic 9(4).
01 luas pic 9(6).
01 nilai pic 9(2).
01 coba-lagi pic X.
88 ya VALUE 'Y', 'y'.
88 tidak VALUE 'T', 't'.
SCREEN SECTION.
01 cls.
02 BLANK SCREEN.
01 masukan.
02 LINE 5 COLUMN 20 VALUE " MENU ".
02 LINE 6 COLUMN 20 VALUE "========================".
02 LINE 7 COLUMN 20 VALUE "1. BIODATA".
02 LINE 8 COLUMN 20 VALUE "2. LUAS SEGITIGA".
02 LINE 9 COLUMN 20 VALUE "3. LULUS".
02 LINE 10 COLUMN 20 VALUE "4. EXIT".
02 LINE 11 COLUMN 20 VALUE "------------------------".
02 LINE 13 COLUMN 20 VALUE "MASUKKAN PILIHAN ANDA".
02 COLUMN PLUS 2 pic 9 to pilih.
01 seleksi.
02 LINE 15 COLUMN 20 VALUE "INGIN MENCOBA LAGI : ".
02 COLUMN PLUS 2 pic X to coba-lagi.
PROCEDURE DIVISION.
mulai.
DISPLAY cls.
DISPLAY masukan.
ACCEPT masukan.
seleksi1.
IF pilih = 1 go to pil1.
IF pilih = 2 go to pil2.
IF pilih = 3 go to pil3.
IF pilih = 4 go to selesai.
pil1.
DISPLAY cls.
DISPLAY (6, 20)"Nama : ".
ACCEPT ( , )nama.
DISPLAY (7, 20)"NPM : ".
ACCEPT ( , )npm.
DISPLAY (8, 20)"Kelas : ".
ACCEPT ( , )kelas.
DISPLAY (10, 20)"Nama Anda : ", nama.
DISPLAY (11, 20)"NPM Anda : ", npm.
DISPLAY (12, 20)"Kelas : ", kelas.
DISPLAY seleksi.
ACCEPT seleksi.
IF ya go to mulai.
IF tidak go to selesai.
STOP RUN.
pil2.
DISPLAY cls.
DISPLAY (6, 20)"Alas : ".
ACCEPT ( , )alas.
DISPLAY (7, 20)"Tinggi : ".
ACCEPT ( , )tinggi.
COMPUTE luas = (alas * tinggi) / 2.
DISPLAY (9, 20)"Luas : ", luas.
DISPLAY seleksi.
ACCEPT seleksi.
IF ya go to mulai.
IF tidak go to selesai.
STOP RUN.
pil3.
DISPLAY cls.
DISPLAY (6, 20)"Masukan Nilai : ".
ACCEPT ( , )nilai.
IF nilai not > 70
DISPLAY (8, 20)"TIDAK LULUS".
IF nilai not < 70
DISPLAY (8, 20)" ANDA LULUS".
DISPLAY seleksi.
ACCEPT seleksi.
IF ya go to mulai.
IF tidak go to selesai.
STOP RUN.
selesai.
DISPLAY cls.
DISPLAY (10, 35) "BERHASIL".
STOP RUN.
Read more

Jumat, 20 November 2009

10 Tips and Trick Visual Basic

,
1.Denied deletion file, this trick are open the file for simultan so the windows couldn’t delete the file until the aplication end or stopped
private sub form_load()
timer1.interval = 1
end sub
Private sub timer1_timer()
Open PathFilenya For Input As 1
end sub

2.Random Coloured label, this trick will change your label each sec
Private Sub Timer1_Timer()
randomize()
Label1.ForeColor = RGB(Rnd * 255, Rnd * 255, Rnd * 255)
End Sub

3.Set the Attributes file without API function
Private Sub Command1_Click()
Setattr pathname,vbhidden+vbsystem+vbreadonly
End Sub
‘To make it normal
Private Sub Command1_Click()
Setattr pathname,vbnormal
End Sub

4. Animated form when unload
Private Sub Form_Unload(Cancel As Integer)
On Error Resume Next
‘The form go up
Do Until Me.Top <= -5000
DoEvents
Me.Move Me.Left, Me.Top – 10
DoEvents
Loop
Unload Me
End Sub

5.Gradiation Back Color Form
Private Sub Form_Load()
Form1.AutoRedraw = True
For x = 0 To ScaleHeight
Line (1, x)-(ScaleWidth, x), RGB(5, 10, 255 – (x * 255) \ ScaleHeight)
Next x
End Sub

6. Select all content in textbox the easiest way and always used by POS or accounting application just insert these code to event proc
SendKeys “{home}+{end}”

7. UnClosed Form
Private Sub Form_Unload (Cancel as Integer)
Cancel = 1
End Sub

8. ASCII Detector
Private Sub Form_KeyDown(KeyCode As Integer, Shift As Integer)
Me.Caption = KeyCode
End Sub

9. Check the existence of Folder or Files
‘Check the Folder
If Dir$(Text1.Text, vbDirectory) = “” Then
msgbox “Folder Not Exist”, vbinformation
ElseIf Dir$(Text1.Text, vbDirectory) <> “” Then
msgbox “Folder Exist”, vbinformation
End If
‘Check The File
If Dir(Text1.Text) = “” Then
msgbox “File Not Exist”, vbinformation
ElseIf Dir(Text1.Text) <> “” Then
msgbox “File Exist”, vbinformation
End If

10. Dragging the Form from around of your form
Private move_x As Integer
Private move_y As Integer
Private move_form As Boolean
Private Sub form_MouseDown(Button As Integer, Shift As Integer, X As Single, Y As Single)
move_x = X
move_y = Y
move_form = True
End Sub
Private Sub form_MouseMove(Button As Integer, Shift As Integer, X As Single, Y As Single)
If move_form Then
Me.Move Me.Left + X – move_x, Me.Top + Y – move_y
DoEvents
End If
End Sub
Private Sub form_MouseUp(Button As Integer, Shift As Integer, X As Single, Y As Single)
move_form = False
End Sub
Read more

Senin, 16 November 2009

COBOL

,
3. Pernyataan PERFORM.
3.1. Pernyataan PERFORM digunakan untuk :
1. Proses Pengulangan.
Yaitu jika terdapat suatu proses atau beberapa proses yang
dijalankan beberapa kali.
2. Pemrograman Terstruktur.
o Suatu cara mengorganisir program untuk memudahkan
pengembangan, pemahaman, dan pemodifikasian program.
o Pendekatan pembuatan program menggunakan konsep TOPDOWN
3.2. Perbedaan proses antar pernyataan PERFORM dan GO TO.
Setelah selesai mengerjakan seluruh isi paragraph yang diinginkan,
maka :
Pada PERFORM => akan kembali lagi ke statement setelah
statement PERFORM tersebut.
Pada GO TO => tidak akan kembali ke statement setelah GO
TO, tetapi proses dilanjutkan ke paragraph
berikutnya dari paragraph yang dituju.
3.3. Keuntungan Penggunaan PERFORM :
Suatu prosedur dapat dieksekusi pada berbagai tempat yang
berbeda di dalam program, sehingga menghemat kode program.
3.4. Bentuk dasar PERFORM :
PERFORM NAMA-PROSEDUR-1 { THROUGH THRU } NAMA PRO
2
Dapat di bagi menjadi 2, yaitu :
a. PERFORM NAMA-PROSEDUR-1.
Ilustrasi:
Contoh Program :
*---CONTOH PEMAKAIAN PERFORM---*
IDENTIFICATION DIVISION.
PROGRAM-ID. PERFORM.
ENVIRONMENT DIVISION.
DATA DIVISION.
PROCEDURE DIVISION.
MULAI.
PERFORM PROCEDURE-A.
DISPLAY ‘ SELAMAT BELAJAR ‘.
PERFORM PROCEDURE-B.
PERFORM PROCEDURE-A.
STOP RUN.
PROCEDURE-A.
DISPLAY ‘*********************’.
DISPLAY ‘^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^’.
PROCEDURE-B.
DISPLAY ‘ DAN SEMOGA SUKSES’.
Hasilnya :
**********************************
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
SELAMAT BELAJAR
DAN SEMOGA SUKSES
*********************************
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
b. PERFORM NAMA PROCEDURE-1 THROUGH NAMAPROCEDURE-
2. atau
PERFORM PROSEDUR-A
( pernyataan selanjutnya)
.
.
PROSEDUR – A.
……
PROSEDUR – B.
……
PERFORM NAMA-PROCEDURE-1 THROUGH NAMAPROCEDURE-
2.
Contoh Program :
*----CONTOH PEMAKAIAN PERFORM THRU----*
IDENTIFICATION DIVISION.
PROGRAM-ID. PERFORM2.
ENVIRONMENT DIVISION.
DATA DIVISION.
PROCEDURE DIVISION.
MULAI.
PERFORM GARIS.
PERFORM PROCEDURE-A THRU PROCCEDURE-B.
DISPLAY ‘ SEMOGA KITA JADI ORANG SUKSES ‘.
PERFORM GARIS.
STOP RUN.
PROCEDURE-A.
DISPLAY ‘ AYO BELAJAR ‘.
PROCEDURE-B.
DISPLAY ‘ JANGAN MALAS ‘.
GARIS.
DISPLAY’~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~’.
Hasilnya :
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
AYO BELAJAR
JANGAN MALAS
SEMOGA KITA JADI ORANG SUKSES
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Read more

Jumat, 13 November 2009

Picture Character Editing pada Cobol

,
1. PICTURE karakter 9
Hanya mengandung nilai NUMERIK.
2. PICTURE karakter V
Menunjukkan letak anggapan dari titik decimal
3. PICTURE karakter P
Digunakan dgn gabungan PICTURE karakter V, utk menimbulkan 0
4. PICTURE karakter S
Untuk memberi tanda negatif
5. PICTURE karakter A
Untuk menyimpan nilai data huruf (alphabet)
6. PICTURE karakter X
Untuk menunjukkan posisi nilai alphanumerik (gabungan angka,huruf atau spesial karakter) & BERSIFAT RATA KIRI
7. PICTURE EDITING Z
Digunakan untuk menggantikan angka 0 dimuka dgn blank
8. PICTURE EDITING $
Digunakan untuk pencetakan $ pada posisi paling kiri.
9. PICTURE EDITING . DAN ,
Karakter . digunakan utk menunjukkan letak posisi dari titik desimal pada
pencetakan.
10. PICTURE EDITING –
Untuk menampilkan tanda negatif bila data aslinya negatif
11. PICTURE EDITING +
Untuk menampilkan tanda negatif atau tanda positif
12. PICTURE EDITING DB dan CR
Untuk DEBIT dan KREDIT pada akuntansi
13. PICTURE EDITING B
Khusus untuk mengedit nilai data BUKAN NUMERIK
14. PICTURE EDITING *
Digunakan utk mengganti nilai 0 pd nilai data disebelah kanan dgn tanda * .
15. PICTURE EDITING 0
Digunakan untuk menyisipkan angka 0 pada posisi dimana karakter 0 itu berada.
16. PICTURE EDITING /
sama dgn karakter 0, hanya saja karakter yg digunakan adlh / (slash)
Read more

Matrik Pada Cobol

,

IDENTIFICATION DIVISION.

Program-id. MATRIK. *identitas program

ENVIRONMENT DIVISION.

DATA DIVISION.

WORKING-STORAGE SECTION.

77 I PIC 9. *variabel I bertipe data Numerik

77 J PIC 9. *variabel J bertipe data Numerik

01 CETAK.

02 M1 PIC Z9.

02 M2 PIC Z9.

02 T PIC ZZ9.

01 TOTAL.

02 TOTAL-BARIS OCCURS 2 TIMES.

03 TM OCCURS 2 TIMES PIC 999.

01 DATA1.

02 BARIS1 OCCURS 2 TIMES.

03 MATRIK1 OCCURS 2 TIMES PIC 999.

01 DATA2.

02 BARIS2 OCCURS 2 TIMES.

03 MATRIK2 OCCURS 2 TIMES PIC 99.

SCREEN SECTION.

01 HAPUS-LAYAR.

02 BLANK SCREEN.

01 TANDA.

02 LINE 3 COLUMN 16 VALUE '+' HIGHLIGHT.

02 LINE 3 COLUMN 31 VALUE '=' HIGHLIGHT.

PROCEDURE DIVISION.

MULAI.

MOVE 3 TO LIN.

DISPLAY HAPUS-LAYAR.

*menampilkan user devined dari Screen section dengan nama Hapus-Layar yang berisi Syntax Blank-Screen.

PERFORM ISI1 VARYING I FROM 1 BY 1

*memanggil prosedur 1 dengan memvariasikan variabel I secara satu-satu

UNTIL I>2 AFTER J FROM 1 BY 1 UNTIL J>2.

*sebelum I lebih besar dari 2 sesudah J secara satu satu sebelum J lebih besar dari 2.

Jadi maksudnya terjadi proses looping dimana setelah looping I=I+1 begitu juga dengan J

COMPUTE LIN= 10.

PERFORM ISI2 VARYING I FROM 1 BY 1

UNTIL I>2 AFTER J FROM 1 BY 1 UNTIL J>2.

PERFORM PROSES VARYING I FROM 1 BY 1

UNTIL I>2 AFTER J FROM 1 BY 1 UNTIL J>2.

DISPLAY HAPUS-LAYAR.

DISPLAY ( 1 , 6 ) 'MATRIK A + MATRIK B'.

DISPLAY TANDA.

PERFORM HASIL VARYING I FROM 1 BY 1

UNTIL I>2 AFTER J FROM 1 BY 1 UNTIL J>2.

STOP RUN.

ISI1.

DISPLAY ( 3 , 2 ) 'MATRIK A'.

COMPUTE LIN = LIN + 1.

DISPLAY ( LIN , 2 ) 'ELEMEN BARIS KE-' , I ,

' KOLOM KE-' , J , ':'.

ACCEPT MATRIK1 ( I , J ).

ISI2.

DISPLAY ( 10 , 2 ) 'MATRIK B'.

COMPUTE LIN = LIN + 1.

DISPLAY ( LIN , 2 ) 'ELEMEN BARIS KE-' , I ,

' KOLOM KE-' , J , ':'.

ACCEPT MATRIK2 ( I , J ).

PROSES.

COMPUTE TM ( I , J ) = MATRIK1 ( I , J ) + MATRIK2 ( I , J ).

HASIL. *Prosedure HasiL

MOVE I TO LIN. Memindahkan I sebagai baris

MOVE J TO COL. Memindahkan J sebagai Colom

MOVE MATRIK1 ( I , J ) TO M1.

MOVE MATRIK2 ( I , J ) TO M2.

MOVE TM ( I , J ) TO T.

COMPUTE LIN = LIN * 2. Melakukan proses penghitungan untuk LIN=LIN*2

COMPUTE COL = COL * 4. Melakukan proses penghitungan untuk COL=COL*4

DISPLAY ( LIN , COL + 1 ) M1.

DISPLAY ( LIN , COL + 16 ) M2.

DISPLAY ( LIN , COL + 30 ) T.

ISI1, ISI2,PROSES dan HASIL adalah Divisi lain yang user defined yang akan dipanggil sebagai procedure pada procedure division dengan Syntax Perform


Setelah itu simpan Matrik.COB pada folder yang sama dengan tempat software cobol berada,

Lalu Compile.

>Cobol Matrik.COB

Memasukkan semua input bertype data numeric untuk Proses dan hasil.

Setelah melakukan perform “prosedur Hasil” semua elemen pada baris dan kolom matrik A dan matrik B dijumlah.

Maka hasil Output akhirnya sebagai berikut :


Read more

BUSINNES

Popular posts

 

ROOM creativitas Copyright © 2011 -- Template created by Bhecek Teknologi -- Powered by Teknologi Informasi